Wednesday, June 25, 2008

Perumpamaan tentang Keledai

Kenaikan harga BBM baru-baru ini membuat banyak orang di Indonesia tertekan. Harga-harga bahan pokok dan biaya transportasi naik, sedangkan pendapatan mereka masih tetap seperti sebelumnya. Demonstrasi merebak dimana-mana, menuntut turunnya harga BBM.

Namun justru hal ini memperlihatkan seberapa besar mental dan kreatifitas bangsa Indonesia.
Rata-rata bangsa yang maju didunia, adalah bangsa yang berjiwa besar dan mempunyai tingkat kreatifitas tinggi.

Berikut ada sebuah perumpamaan tentang seekor keledai,

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam semetara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya) ; jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian.Tetapi kemudian,semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara tetangga-2 si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik.
Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri !

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepada kita, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah,dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran, dan hati kita) dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah, kreatif dalam menyikapi masalah !

Ada sebuah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :

1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana.
4. Berilah lebih banyak.
5. Tersenyumlah.
6. Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum.

Seseorang yang baik hati telah mengirimkan hal ini untuk saya pikirkan, dan sekarang saya meneruskannya kepada Anda dengan maksud yang sama.

"Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kita yang terburuk, tetapi inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini !"

Jangan pernah menyerah pada setiap masalah, dan bersyukurlah akan segala sesuatu yang kita hadapi.

Saya mempunyai sebuah e-book untuk dishare kepada teman-teman, SUCCESSEVA.pdf mungkin Anda pernah dengar? e-book ini banyak memberikan semangat baru disaat saya merasa sudah jatuh terlalu dalam dalam kehidupan.
Beberapa kutipan dari e-book tersebut :

Today is life-the only life you are sure of. Make the most of today. Get interested in something. Shake yourself awake. Develop a hobby. Let the winds of enthusiasm sweep through you. Live today gusto. - Dale Carnegie

Now is the only time there is. Make your now wow, your minutes miracles, and your days pay. Your life will be magnificently lived and invested, and when you die you will have made a difference. - Mark Victor Hansen

Optimism is the one quality more associated with success and happiness than any other. - Brian Tracy

Develop an attitude of gratitude, and give thanks for everything that happens to you, knowing that every step forward is a step toward achieving something bigger and better than your current situation. - Brian Tracy

There are many people who have big plans but their big plans never come true. The reason is, too many people have big plans but fail to keep their small agreements - Robert T. Kiyosaki

Powered by ScribeFire.

1 comment:

Anonymous said...

wadohh,,
makanya mas,
pelihara flying donkey dunk!
hahahahahaha

**loh?